Indrayani Mendapat Kepercayaan Untuk Mengisi Webinar Program Kementerian Kominfo RI

LAMPUNG BARAT GS – Untuk sekian kalinya, Indrayani, M.Pd. mendapat kepercayaan untuk mengisi webinar Program Kementerian Kominfo RI, di Kegiatan Gerakan Nasional Literasi Digital Tahun 2021 di Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat. Rabu (13/10/2021).

Kegiatan yang secara nasional sudah dibuka oleh Presiden Joko Widodo ini di awali dengan Keynote Speech oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P lalu di lanjutkan pemaparan materi oleh dua Narasumber Nasional Aldin Aldama, S.Sos., M.Si, Praktisi Event dan Media, Dosen Luar Biasa Fikom Unisb dan Indrayani, M.Pd. yang saat ini juga menjabat Sekretaris Kominfo Lampung Barat. Dilanjutkan dengan Narasumber lokal Irzam, S.Pd Kepala SMKN 1 Enam Lingkung dan Yosi Andika Putra, S.Komz Kabid Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang.

Acara yang di pandu moderator
Gabby Mahalani dan Key Opinion Leader Azmy Zen yang juga Presenter, MC, VO Talent berlangsung menarik dengan mengangkat tema Media Sosial sebagai Wadah Demokrasi, partisipan dihadiri selain dari masyarakat Sumatera Barat juga terlihat dari kalangan guru dan beberapa pegawai dari Lampung Barat.

Hal ini, menurut Bang Indra Muin, sapaan akrab Indrayani, diawali dengan keinginan untuk menyampaikan informasi yang berhubungan dengan literasi digital kepada masyarakat juga ingin mengajak rekan-rekan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yang pada akhir acara akan mendapatkan E-sertifikat Nasional yang pada saat nanti bisa digunakan
salah satu poin angka kredit bagi pegawai fungsional.

Dalam kesempatan webinar ini, Bang Indra menyampaikan Subtema Tentang Cyber Safety: Tips dan Pentingnya Internet Sehat.

Menurut Kementerian Kominfo RI, jumlah pengguna internet di Indonesia saat ini telah mencapai 202 juta orang. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah pengguna internet terbesar keempat di dunia dengan jumlah pengguna internet Indonesia didominasi oleh generasi muda berusia 15-30 tahun yang disebut netizen, informasi yang didapatkan semakin terbuka baik konten positif maupun negatif.

Menggunakan internet akan mendapatkan informasi, pengetahuan dan wawasan tentang hal-hal positif yang diperoleh. Namun, di sisi lain internet terutama penggunaan media sosial akan banyak menemukan informasi negatif soal perkembangan kondisi saat ini (seperti Pandemi Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi), ujaran kebencian, radikalisme, terorisme, ekstrimisme dan ketersinggungan hal yang berbau SARA (suku, agama, ras dan antargolongan)

Informasi Ditelan Bulat Bulat tanpa ada langkah-langkah mengetahui kebenaran dari sebuah berita, namun di saat bersaman gejolak amarah dan kebencian sudah memuncak. (Lili).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 7 = 9