oleh

Tiga Tokoh Kampung Gunung Sangkaran Sambangi Kapolres Way Kanan

WAY KANAN GS – Menyikapi Konflik Lahan yang tengah terjadi antara Masyarakat Adat Kampung Gunung Sangkaran dengan PT.  Bumi Madu Mandiri (BMM), Kepala Kampung Gunung Sangkaran Junda. perwakilan Masyarakat Eeng Saputra Dan Anggota Komisi 1 DPRD Way Kanan Wilma Fadli sambangi Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung Di ruang kerjanya. Jumat (17/4/2020).

Dengan tujuan siraturahmi dan  meyampaikan harapan para Tokoh masyarakat Gunung sangkaran, terkait Konflik lahan PT BMM dengan Masyarakat gunung sangkaran.

Wilma Padli sebelumnya mengenalkan diri di hadapan Kapolres, ia juga mantan kepala.kampung Gunung sangkaran dan sekarang salah satu anggota komisi 1 DPRD way kanan, yang saat di dampingi kepala kampung Gunung sangkaran aktif Juanda, serta perwakilan masyarakat Gunung sangran Eeng Saputra.

“Untuk menyikapi persoalan Konplik ini  Masyarakat Gunung Sangkaran meminta, Pihak Polri yang berselogankan polisi Rakyat agar dapat menunjukan sikap propesional”. Katanya.

Lanjut Fadli, masyarakat Gunung Sangkaran mengakui bahwa PT. BMM telah mempunyai HGU namun sebagai Pertimbangan HGU PT. BMM bukan Di lokasi Tanah Gunung Sangkaran, melainkan berlokasi Di Kampung Tanjjung Raja Giham Dan kampung  Segara Midar. Jelas Padli.

“Saya atas nama mewakili Masyarakat Kampung.Gunung Sangkaran, meminta pada Kapolres Way kanan, agar dapat memberikan masukan pada PT BMM, sebab sepanjang legalitas mereka (perusahaan) tidak di akui Masyarakat Gunung sangkaran, maka konflik akan berkepanjangan. Ungkapnya.

Sementara Kapolres Way Kanan AKBP Binsar manurung, merasa bangga atas adanya kunjungan beberapa Tokoh Kampung Gunung Sangkaran, dalam menyikapi konflik yang sedang terjadi.

“Bila mana mengacu pada data admistrasi PT. BMM memang telah memiliki, namun kita harus lihat juga Di situ Ada hak hak adat masyarakat kampung Gunung Sangkaran yang tidak dapat Di hilangkan”. Terangnya.

Dengan hal tersebut, Kapolres akan segera berkordinasi dengan pimpinan PT. BMM untuk menempuh jalur musyawah mupakat, namun sebelumnya, “namun sebelumnya saya meminta, untuk masyarakat Gunung Sangkaran dapat bersabar”. Tegas Kapolres AKBP Binsar Manurung. (Saleh).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

47 + = 48