oleh

Warga Gunung Sangkaran Kembali Telan Pil Pahit Dari PT BMM

WAY KANAN GS – Pertemuan Perwakilan PT BMM dan Eeng Cs di kantor Pemkab Way Kanan kembali Detlok. Masyarakat kampung Gunung Sangkaran kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan kembali jadwalkan aksi pendudukan lahan di Wilayah Gunung Sangkaran yang di kelola PT.BMM. Hal tersebut di ungkapkan Seketaris Kampung Gunung Sangkaran Hendra Gunawan. Seusai melakukan pertemuan tertutup di ruang Sekdakab Way Kanan. Selasa (4/2/2020).

Perwakilan PT.BMM yangg di komandoi oleh Alpian cs hanya dapat mengakomodir di bawah Rp 500 juta, dengan begitu berarti gendang perperangan mulai di bunyikan oleh PT.BMM.kata Hendra.

“Saat ini kami sedang menjadwalkan untuk  melakukan pendudukan lahan di lapangan, dan kami siap untuk menanggung apapun resiko yang nantinya akan kami hadapi demi menjaga kedaulatan Kampung Gunung Sangkan”. Jelas.

Lanjut Hendra, “Sebelumnya kami masih berharap untuk PT.BMM mengakomodir Opsi pembebasan Wilayah Gunung Sangkaran atau tinggalkan lahan, tetapi  kenyataannya kami kembali harus menelan pil pahit”. Ungkap Hendra.

Terpisah Kabag Tata pemerintahan (Tapem). Kabupaten Way Kanan Edi Rusdianto, meminta masyarakat Kampung Gunung Sangkaran untuk menahan diri, dengan artian saat ini pihak pemkab Way Kanan terus mengupayakan PT.BMM dapat berdamai dengan eeng cs.

“Dalam artian memenuhi apa yang Eeng cs inginkan, sehingga konplik agaria Gunung Sangkaran vs BMM tidak semakin memanas”. Kata Edi.

Sementara Eeng kordinator aksi, meminta Untuk PT.BMM dapat meninggalkan wilayah kedaulatan Gunung Sangkaran yang telah PT BMM kuasai.

“Karena tanah tersebut akan kami gunakan untuk neningkatkan kelangsungan hidup masyarakat Kampung Gunung sangkaran”. Kata Eeng. (Saleh).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

7 + 2 =