oleh

Pemkot Metro Mengadakan Musrenbang Tingkat Kelurahan

METRO GS – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan, yang berlangsung di Aula Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, Selasa (28/01/2020).

Musrenbang kali ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Metro A. Nasir dan dihadiri oleh Kepala OPD, Ketua DPRD, Kapolsek Metro Timur, Camat Metro Timur, Lurah serta para tokoh masyarakat dan Ketua RT dan RW Kelurahan Tejo Agung.

Lurah Tejo Agung Suparyono melaporkan bahwa, Tejo Agung merupakan pemekaran dari Kelurahan Tejosari. Tejo Agung memiliki luas wilayah sebesar 155 ha, terdiri dari 9 RW, 41 RT, dan jumlah penduduk 6.497 jiwa. Adapun biaya PBB pada tahun 2018 sebanyak 80,16% dan biaya pajak yang dikeluarkan sebanyak Rp. 95.557.361 dan terealisasi sebanyak Rp. 76.603.155, dan pada tahun PBB 2019 sebanyak 88,71% dan biaya pajak yang di keluarkan sebanyak Rp. 127.239.356 dan terealisasi sebanyak Rp. 112.870.079.

“Adapun prioritas pembangunan pada tahun ini adalah normalisasi anak sungai Way Batang Hari, yang merupakan perbatasan antara Metro dan Lampung Timur, perbaikan dan pembuatan pintu air 4 titik (di wilayah RT 24, RT 28, dan RT 31) dan yang terkhir adalah pembuatan pagar/gapura dan rehab total gedung PKK Kelurahan Tejo Agung,” tutur Suparyono.

Sambutan dari Sekda Kota Metro A. Nasir menyampaikan bahwa, kegiatan Musrenbang pada tingkat kelurahan kali ini merupakan kegiatan untuk menampung pendapat masyarakat Kelurahan Tejo Agung.

“Dengan adanya kegiatan Musrenbang ini saya berharap masyarakat juga mengapresiasi kegiatan pemerintah dalam pembangunan sarana, prasana dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Tejo Agung. Usulan-usulan pembangunan yang di ajukan juga harus atas persetujuan masyarakat, Kelurahan Tejo Agung,” ungkap Nasir. (*).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

36 − 33 =