oleh

Masyarakat Gunung Sangkaran Kirim Surat Somasi Pada PT BMM

WAY KANAN GS – Masyarakat kampung Gunung sangkaran sampaikan surat somasi pada PT BMM, meski Aksi Pendudukan Wilayah Kampung Gunung Sangkaran yang di kelola oleh PT. BMM terus mereka lakukan.

Informasi yang di himpun media ini. Edisan Stap Humas PT BMM  membenarkan sudah menerima Surat somasi tersebut yang di sampaikan Eeng Cs pada tanggal (2/3/2020) lalu. Dan sudah di laporkan ke Pimpinanan PT BMM di Bandar lampung.

Korlap Aksi Eeng Saputra pada media ini menyampaikan, Surat somasi yang di sampaikan Kepada Pimpinan PT. BMM tersebut ada  dua tuntutan yaitu, Masyarakat Gunung Sangkaran meminta untuk PT. BMM agar beraktipitas di dalam wilayah HGU dan Tidak menggunakan Tanah Wilayah Kampung Gunung Sanhkaran.

“Sementara sejumlah Tokoh Kampung Gunung Sangkaran meminta agar Pimpinan PT. BMM dapat mencabut seluruh Tanam Tumbuh yang berada di atas Tanah wilayah Gunung Sangkaran, Tanah tersebut akan masyarakat manempaatkan untuk kelangsungan tarap Hidup masyarakat setempat”. Ujar Saleh Efendi Penyimbang Kampung Gunung Sangkaran.

Sementara tempat terpisah, Wilma Fadli anggota Komisi 1 DPRD menyayangkan sikap PT. BMM yang seakan  membisu, kami kuatir dengan terus membangkangnya PT. BMM akan membuat Peta Konplik semakin memanas, sehingga akan berdampak terjadi seperti kejadian di Mesuji.

“DPRD Way Kanan khususnya Komisi 1 melihat masih banyak pihak pihak yang membenarkan PT. BMM,  sementara jelas dokumen PT. BMM tidak berada di wilayah Kampung Gunung Sangkaran tapi di lapangan sedikitnya ada 200 hektar Tanah Wilayah Gunung Sangkaran yang di caplok oleh PT. BMM”. Ucapnya.

Padli mengharapkan, semua pihak yang  ada di kabupaten Way Kanan dapat melihat persoalan ini secara benar. Pungkas Padli. (saleh).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

17 − = 16