oleh

Loekman Djoyosoemarto Gelar Sutan Nata Negara Menghadiri Gawai Agung

GUNUNG SUGIH GS – Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto gelar Sutan Nata Negara menghadiri Gawai agung di Balai adat Gunung Sugih. Senin (27/1/2020).

Kehadiran Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto didampingi  Ketua DPRD Lampung Tengah, Sumarsono gelar Suttan Abdi Negara beserta kepala kepala OPD terkait di Balai Adat Sesat Unyei Gunung Sugih, disambut oleh ketua panitia gawai, Muchtaridi,S.ip. glr. pengiran ratu negara serta seluruh penyimbang perwatin unyei Gunung Sugih, dan tamu para undangan dari berbagai marga.

Setibanya di balai adat tersebut Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto beserta Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono gelar Suttan Abdi Negara langsung menuju ke barisan mulei aris (gadis yang akan menari atau cangget ), serta diikuti oleh rombongan panitia gawai dan penyimbang perwatin, guna memeriksa kelengkapan sarana dan kesiapan, anak anak gadis penyimbang, yang akan menari.

Dalam laporannya ketua panitia gawei Muchtaridi,S.ip. glr. pengiran Ratu Negara menjelaskan cangget malem ini  merupakan serangkaian, tahapan yang harus dilalui oleh masyarakat adat, sampai acara puncak yaitu mepadun. Selain itu Muchtaridi,S.ip. glr. pengiran ratu Negara mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati dan Ketua DRPD Lampung Tengah  beserta rombongan.

Ditambahkan Mucktaridi  dirinya mewakili warga masyarakat Gunung Sugih mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah daerah Lampung Tengah, bahwa sesat unyei gunung sugih ini telah selesai di renovasi,  karna sesat unyei gunung sugih ini, adalah sesat yang termegah dan terluas, di Provinsi Lampung.

Sementara itu Bupati Lampung Tengah,  Loekman Djoyosoemarto, glr.  Suttan nata negara dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan renovasi sesat unyi gunung sugih, telah selesai dan telah bisa di pergunakan, ini bukti bentuk komitmen dirinya  terhadap masyarakat adat lampung,  karna masyarakat adat lampung harus menjadi prioritas utama bagi bagi bupati dalam pengembangan adat budaya di lampung tengah ini,

Kedepannya Terkait agar balai adat ini bisa produktif,  Bupati akan menghubungi dinas terkait untuk mengemas kegiatan seperti tempat tenun tapis atau sulam dan lain lain, sehingga sesat ini bisa menjadi tempat kunjungan pariwisata ke depannya nanti.

Usai memberikan sambutan Bupati  langsung menyerahkan buah tangan kepada tua tua perwatin dan ibu ibu serta bujang gadis dan diikuti pula penyerahan buah tangan, (ba’ei) dari Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono gelar suttan abdi negara.

Sebelum meninggalkan lokasi kepada awak media Bupati menjelaskan bahwa dengan digelarnya begawi adat ini tentunya juga akan menangkal budaya budaya luar yang akan masuk dan pemerintah telah berkomitmen untuk terus mengembangkan kebudayan di  propinsi lampung ini,

Ditempat yang sama Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono gelar sutan abdi Negara sangat menyambut positif dengan digelarnya begawi adat ini karna menurut Sumarsono hal ini tentunya akan bisa menjadi industri wisata dan akan mengangkat budaya budaya lampung yang ada dan kedepannya tentunya akan mengangkat budaya di bidang sectok pariwisata. (*).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

57 − 51 =