oleh

Kemeriahan Lebaran di Kampung Lestarikan Budaya

WAY KANAN GS – Sudah menjadi warisan kegiatan masyarakat Kabupaten Way kanan , khususnya di daerah kampung kampung untuk merayakan hari raya idul fitri akan selalu menyajikan cerita yang indah dan menyenangkan, hari raya lebaran memang selalu ditunggu tunggu oleh seluruh umat muslim .

Tradisi merayakan hari raya  lebaran sudah menjadi kegiatan tahunan  bagi umat muslim , terlebih di Kampung halaman yang sudah menjadi tradisi rutin dan memiliki banyak cerita menyenangkan.

Momen indah yang setiap tahun dirasakan itu juga ada di  kelurahan Blambangan umpu kecamatan Blambangan umpu kabupaten Way kanan , Lampung .

Unik nya tradisi Usai melaksanakan shalat id warga yang sudah terbiasa melakukan kunjungan ke setiap rumah warga , secara bersama sama ,  untuk bersalaman sebagai wujud kebersamaan dan berbagi kegembiraan dihari raya.dengan tujuan saling memaafkan.

Tradisi tahunan ini bukan hanya sebagai wujud rasa syukur tetapi juga upaya merawat tradisi yang sudah dijalankan selama ratusan tahun,Tentu saja karena Kelurahan Blambangan umpu  di ketahui merupakan salah satu Kampung Tua yang ada di kabupaten way kanan  . lampung ,  sehingga masih memiliki berbagai tradisi yang masih ada hingga saat ini.

Masyarakat meyakini dengan berkunjung ke setiap rumah warga, akan menjadikan hubungan kekeluargaan akan menjadi lebih erat dan kehidupan bermasyarakat semakin terjalin baik, sehingga tradisi  adat  masyarakat Lampung way kanan ini dapat lestarikan pada generasi penerus nya.

Momen berkumpul seperti ini di saat hari raya yang sangat di impikan untuk pulang ke kampung halaman jadi tradisi begni harus kita rawat agar tetap di lestarikan sebagai adat budaya kita., kata Apriyadi warga kelurahan Blambangan umpu. saat berbincang bersama warga semari kunat kamit mencicipi kue lebaran . rabu. (10/4/2024) .

Sementara di tempat dan waktu yang sama , Hairulsyah , sebagai tokoh Masyarakat Kelurahan Blambangan umpu menjelaskan. kegiatan ini sangat banyak manfaat nya  sehingga mari kita bina dan  lestarikan  bersama. (Leh).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

86 + = 88